Breaking News : 13 Kepala Daerah Tanda Tangani Komitmen untuk Mendukung Pencapaian Target FP2020

13 bupati/walikota dari 13 kabupaten/kota di Indonesia menandatangani komitmen untuk merevitalisasi, mempertahankan, dan mendukung program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia. Penandatanganan komitmen ini dilakukan guna mendukung target nasional Pemerintah Indonesia yang tertuang dalam RPJMN 2015-2019, Sustainable Development Goals (SDGs), dan FP2020 untuk meningkatkan akses masyarakat dunia terhadap layanan KB.

Komitmen ini merupakan bentuk dukungan nyata para kepala daerah dari 13 kabupaten/kota yang telah melaksanakan program AFP dan ICMM di Indonesia yaitu kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Karawang, Karanganyar, Kediri, Kuningan, Lombok Barat, Lombok Timur, Lumajang, Sumbawa, Tuban, serta Kota Ambon dan Tual. Adapun tujuannya ialah untuk mempercepat capaian program KB di Indonesia yang dalam beberapa tahun belakangan mengalami stagnansi.

Tiga poin penting yang ditandatangani para kepala daerah dalam komitmen tersebut yaitu, kepala daerah akan menjadikan program KB sebagai program prioritas pembangunan di daerah,  kemudian  meningkatkan anggaran operasional program KB melalui APBD dan APBDes, dan terakhir ialah mendorong dan mengoptimalkan peran kelompok kerja advokasi kabupaten/kota, kecamatan, dan desa dalam mendukung program KB di daerahnya.

Penandatanganan ini dilakukan dalam acara Sharing Meeting/Pertemuan Nasional Pembelajaran dan Berbagai Pengalaman Advokasi KB Program AFP dan ICMM yang diadakan oleh Yayasan Cipta Cara Padu (YCCP) bekerjasama dengan Provincial Working Group Nyusa Tenggara Barat pada 31 Mei-2 Juni 2016 di hotel Golden Tulip, Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Acara sharing meeting diadakan setiap tahun sebagai ajang pembelajaran dan bertukar informasi dari kab/kota yang telah menjalankan program AFP dan ICMM.

Pada tahun 2016, acara Sharing Meeting dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Amin. Pada acara ini sebanyak 200 orang yang terdiri dari 170 tamu undangan dan 30 orang peserta mandiri hadir dalam acara yang digelar selama dua hari tersebut. Adapun para peserta berasal dari berbagai kalangan mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, lembaga donor, LSM, komunitas, hingga tokoh agama.

Dalam sambutannya, Deputi Advokasi dan Penggerakan dan Informasi, BKKBN, Abidinsyah Siregar mengatakan, pihaknya sangat mendukung adanya menandatanganan komitmen dari 13 kepala daerah ini. Harapannya melalui hal tersebut keberlanjutan program KB di Indonesia semakin baik dan dapat memperoleh hasil maksimal. “Kami sangat mengapresiasi hal ini, ini merupakan langkah awal yang sangat inovatif guna menyukseskan kembali program KB di Indonesia,” pungkas Abidinsyah.

Recent Posts